“Dalam 100 gram kurma terdapat sekitar 34 mg magnesium dan juga zat
gizi niasin 2,2 mg yang berfungsi membantu pelepasan energi dari makanan
dan menjaga fungsi kulit, saraf dan sistem pencernaan agar tetap
normal. Niasin berperan mencegah dan melawan penyakit jantung.” kata dr.
Andy, seorang pemerhati kesehatan umum di Semarang.
Sementara itu, Puteri, mahasiswi Unnes Semarang mengatakan, makan
kurma sangat membantu proses pencernaan. Ia yang mempunyai sakit maag
dianjurkan oleh dokter untuk makan kurma sebagai pembuka saat berbuka
puasa dan saat makan sahur.
Saat berpuasa dapat dipastikan perut seseorang akan kosong selama
lebih dari 12jam. Untuk itu diperlukan makanan dan minuman yang
mengandung banyak energi dan menjaga kestabilan pencernaan selama perut
kita kosong.
Dengan memakan kurma, kata Andy, membuat tubuh senantiasa fit, dan
tetap bisa menjalankan puasa dengan lancar, tanpa rasa sakit karena
adanya gangguan pencernaan.
Andy menambahkan, selain dapat membantu sistem pencernaan agar tetap
normal di saat puasa, sebanyak 100 gram Kurma, dapat menurunkan kadar
kolesterol darah dengan menghambat penyerapan lemak atau kolesterol
dalam usus besar sehingga kadar kolesterol dalam darah menurun.
Ini sangat membantu bagi orang yang mempunyai kadar kolesterol
tinggi. Sehingga bisa tetap berpuasa dengan lancar sembari menurunkan
kadar kolesterol dalam darah. Dan bisa tetap makan makanan kesukaan
tanpa harus takut akan kolesterol, katanya.
Sumber : Antara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar