Anda suka kerja larut malam atau selalu melakukan kerja shift
malam? Saatnya Anda mempertimbangkan pengaruhnya bagi kesehatan Anda.
Sebuah penelitian terbaru dari WHO menyatakan bahwa jam kerja larut
malam dapat memperbesar peluang terserangnya kanker.
Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa rata-rata penderita kanker
prostat dan kanker payudara adalah mereka yang berkerja hingga larut
malam. Selain itu, mereka yang bekerja shift pada malam hari juga
mempunyai peluang lebih tinggi terserang kanker. Namun, lembaga
masyarakat kanker Amerika masih meneliti kebenaran dari hasil temuan
ini.
Lembaga masyarakat kanker Amerika memang masih meragukan bahwa kerja
hingga larut malam berpengaruh terhadap seseorang untuk terserang
kanker. Lembaga ini lebih setuju bahwa kerja shift dapat menyebabkan
seseorang berpeluang lebih untuk merangsang faktor-faktor penyebab
kanker.
Meskipun belum ada bukti yang kuat, namun kerja hingga larut malam
sangat berbahaya. Tidak hanya merusak ritme jantung, tapi juga fungsi
biologis tubuh. Hormon melatonin yang menjadi pendorong bagi
perkembangan tumor umumnya diproduksi pada malam hari.
Jika temuan baru tentang sistem kerja shift yang memperbesar peluang
terkena kanker, tentu akan sangat berpengaruh nyata bagi masyarakat
dunia. Hampir 20% masyarakat dunia saat ini bekerja pada shift malam.
Pada beberapa studi beberapa tahun ini, ditemukan bahwa wanita yang
bekerja pada malam hari cenderung lebih mudah terserang kanker payudara.
Hal itu juga didukung oleh kenyataan bahwa binatang malam lebih mudah
terserang tumor dan lebih awal mati. Sedangkan pada kaum pria, bekerja
pada malam hari diketahui juga bisa mempertinggi peluang terserang
kanker prostat.
Shift malam tentu akan membuat orang berusaha terjaga pada saat
bekerja. Hal itulah yang membuat orang tidak cukup tidur, sehingga
sistem kekebalan tubuh mudah diserang dan kehilangan kekuatan untuk
menangkal sel-sel kanker yang mengancam.
Pekerjaan pada malam hari sering membuat pola hidup seseorang
terganggu. Selain itu, serangan insomnia secara teori juga dapat
meningkatkan risiko terserang kanker. Tak hanya itu, sistem penerangan
saat bekerja di malam hari diyakini menjadi salah satu penyebab kanker
karena cahaya lampu ternyata mengeluarkan melatonin yang dapat
merangsang pertumbuhan sel kanker. Selama ini diketahui sinar lampu dan
sisa hasil pembakaran menjadi faktor yang mempermudah seseorang
terserang kanker.
Sumber: http://tubuhsehat.blogdetik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar