Olahraga adalah salah satu aktivitas fisik yang sangat dianjurkan
demi menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Bukan hanya itu, olahraga
pun menjauhkan penyakit mental mendekati Anda. Namun jika berlebihan,
olahraga ternyata berbahaya bagi sistem reproduksi. Bagaimana bisa?
Livestrong melaporkan kalau ada kondisi bernama Amenorrhea,
di mana wanita mengalami masa berhenti menstruasi selama tiga bulan atau
lebih gara-gara kebanyakan berolahraga.
Sementara itu, Care2 juga pernah melansir sebuah penelitian
di Denmark yang menyebutkan bahwa sekitar 3.600 wanita yang ingin
mencoba hamil mengalami kesulitan jika mereka berlebihan dalam melakukan
aktivitas fisik.
Untuk kasus para pria, rupanya olahraga secara berlebihan juga
mempengaruhi jumlah sperma. Olahraga berat tepatnya meningkatkan hormon
testosteron, namun membuat hormon lain yang memproduksi sperma menjadi
menurun.
Lantas apa yang harus dilakukan? Adanya berbagai laporan tersebut
bukan berarti Anda harus menghentikan kebiasaan berolahraga, demikian
menurut Health Me Up (14/03).
Kunci dari menjaga kesehatan sekaligus kebugaran memang berolahraga.
Namun lakukan secara teratur. Lebih baik berolahraga dalam waktu singkat
setiap hari daripada langsung beraktivitas fisik sepanjang hari.
Selain itu, perhatikan pola makan dengan baik. Pastikan Anda
mendapatkan asupan kalori yang cukup untuk dibakar melalui olahraga dan
aktivitas lainnya.
Sumber: http://www.merdeka.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar