Minggu, 24 Februari 2013

Tanpa Sadar Kebiasaan Buruk Ini Sering Anda Tularkan Kepada Anak


Hal yang terbaik pasti ingin diberikan oleh setiap orangtua untuk buah hatinya. Namun, kadang orangtua lupa untuk mengajarkan beberapa hal penting pada anak-anaknya.
Sebagian besar orang tahu bagaimana cara untuk memiliki gaya hidup yang sehat namun sebagian kecil orang yang menerapkannya. Perilaku orang tua seringkali ditiru dan diikuti oleh anaknya, jadi jika orangtua tidak memiliki pola hidup yang sehat, maka secara otomatis anaknya pun akan melakukan hal yang sama. Padahal kebiasaan untuk hidup sehat akan terbawa hingga dewasa jika sejak kecil seorang anak sudah menerapkannya.
Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang tidak sehat yang tanpa sadar sering ditularkan orangtua kepada anaknya:

Melewatkan waktu sarapan
Perkembangan anak akan terbatasi dan kemampuannya untuk belajar akan menurun ketika mereka melewatkan sarapan. Melewatkan sarapan juga berhubungan dengan obesitas dan dapat membuat seorang anak merasa lesu, kurang konsentrasi dan mudah marah.
Sebaiknya orangtua harus mulai menyisihkan sedikit waktunya untuk sarapan. Makanan yang dikonsumsi dalam sarapan tidak harus porsi besar, tapi yang terpenting adalah makanan tersebut mengandung protein yang baik serta karbohidrat seperti roti gandum dan telur rebus atau sereal tinggi serat dan susu rendah lemak.
>

Tidak menyukai sayur dan buah
Nutrisi yang melimpah, dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi resiko penyakit adalah kelebihan dari sayur dan buah. Namun, seorang anak bisa saja tidak menyukai sayur dan buah karena orangtuanya juga tidak suka untuk mengkonsumsinya.
Sebaiknya dalam kulkas Anda, Anda memiliki semangkuk beberapa sayuran dan buah segar. Yang lebih penting adalah Anda harus membuat kebiasaan untuk mengemil buah dan sayur di depan anak serta menikmatinya agar anak Anda bisa mengikutinya.

Tidak rutin olahraga
Karena dapat mempertajam pikiran, meningkatkan keterampilan koordinasi, mengurangi kecemasan dan stress dan meningkatkan rasa percaya diri maka olahraga sangatlah penting untuk anak-anak. Jadi seorang anak akan malas untuk berolahraga ketika orangtua tidak rajin berolahraga.
Anda dapat membuat anak Anda ikut berpartisipasi dengan cara memasukkan lebih banyak aktivitas dalam rutinitas keluarga. Anda dapat menciptakan keluarga yang sehat dengan cara memberi contoh dengan aktif secara fisik.

Waktu tidur yang tidak cukup
Untuk tumbuh, berkembang dan berfungsi secara optimal, tidur adalah cara efektif yang dapat dilakukan anak Anda. Berbagai masalah seperti kelebihan berat badan, masalah perilaku serta berbagi penyakit lainnya dapat terjadi jika anak Anda kurang tidur. Sebaiknya orang tua memberikan batas jam malam untuk bermain video game dan menonton tv serta menanamkan rutinitas tidur yang teratur.
Tingkat aktivitas dan usia pada anak memiliki kebutuhan tidur yang berbeda-beda. Jika seorang anak telah mendapatkan tidur yang cukup maka anak tersebut tidak akan sulit dibangunkan saat pagi hari.

Tidak memiliki kebiasaan untuk mencuci tangan
Salah satu cara untuk mencegah beberapa penyakit akibat infeksi seperti Gladia, E. Coli dan Salmonella adalah dengan mencuci tangan. Seorang anak akan memiliki kebiasaan untuk mencuci tangan hingga dewasa jika orangtuanya terbiasa untuk selalu cuci tangan.
Sebelum makan, sebelum dan setelah memegang makanan mentah, setelah batuk dan bersin, setelah memegang hewan dan setelah menggunakan toilet, sebaiknya Anda membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun dan air.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar